Langsung ke konten utama

Ini Hatiku, Malam Ini


aku gatau gimana keadaan nyata kamu sekarang. aku gabisa tau kamu lagi, karna terlalu tinggi tembok yang kamu  ciptakan diantara kita. aku gabisa menyampaikan bagaimana perasaanku saat ini terhadap mu. cukup rasa saat ini.
tolong sayang lamaku.....
beri sedikit celah untukku bernapas lega karena telah mengetahuimu, walau itu hanya sekelebat bayangmu yang telah sirna dimakan waktu.
hanya itu.....

yeah, di sisi hati ku yang lain tak dapat ku pungkiri bahwasannya bukan hanya hal itu yang aku ingin dari dirimu, termasuk aku ingin dirimu lagi.

selama ini, baru sekarang aku menyadari betapa naifnya daku ini. bersembunyi dibalik perasaan -yang tak juga kunjung ubahnya- terhadap perasaan itu sendiri. bagaimana mungkin itu terjadi. tapi itulah yang terjadi padaku. sikap dan ucapanmu lah sayang, yang telah menciptakan sesuatu yang tidak boleh adanya.

sayanggg.... andai saja kamu tau, dibalik tirai sikapku yang tidak kamu suka -cuek,jutek- ,, disitulah rasa sayang dan cintaku tertanam. hanya saja kau tidak mampu menarik tirai dan melihat yang sebenarnya. kau hanya menilai semuanya dari apa yang kau lihat dengan kedua mata nistamu itu. bukan dengan mata hatimu.
andai kau gunakan mata hatimu, tentu saja saat ini kita masi bersama tanpa ada yang tersakiti. tanpa kamu menghianantiku, menduakanku.

saungguh aku masih sayang kamu cinta..
untuk saat ini aku mencoba membiarkanmu merasakan cinta yang lain. hingga nanti...........kau sadar bahwa hanya cintaku yang membahagiakanmu. hanya cintaku yang membuatmu hidup, seperti yang pernah kau utarakan padaku dahulu.
hmmm, mungkin ini saatnya giliranku untuk menunggu. menunggumu kembali ke dekapanku yang selalu menghangatkanmu dan membuatmu nyaman.

ternyata pilu ya sayang menunggu orang yang sudah jelas-jelas bukan milik kita lagi.
ya kamu itu yang au tunggu tanpa ada kejelasan dan kepastian endingnya.

CERITA BELUM USAI, SAMPAI CINTA BERLABUH...

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MANAGEMENT BANK NEGARA INDONESIA CABANG USU

STRUKTUR ORGANISASI DAN PERSONALIA   PT .BANK NEGARA INDONESIA CABANG USU Struktur Organisasi PT Bank Negara Indonesia merupakan struktur   organisasi fungsional. Sistem ini memberikan tugas dan wewenang sesuai   fungsinya masing-masing.    Jika pada umumnya suatu bank memiliki pembagian fungsi antara front   office and back office, lain halnya pada PT.Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk   Kantor Cabang USU yang hanya memiliki fungsi front office tanpa ada fungsi   khusus back office. Fungsi dan tanggung jawab back office diambil alih oleh   Pemimpin Kantor Cabang.    Struktur Organisasi dan pembagian tugas pada PT.Bank Negara Indonesia   (Persero) Tbk Kantor Cabang USU adalah sebagai berikut :  JOB DESCRIPTION a. Pemimpin Kantor Cabang Pemimpin Kantor Cabang adalah bagian teratas dari struktur organisasi pada PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Cabang USU yang memiliki tugas, tanggung jawab, dan we...

KONSERVASI GEDUNG OLVEH : Si Tua yang Kini Instagramable

Setelah dikonservasi sejak Mei 2015, PT Pembangunan Kota Tua Jakarta atau Jakarta Old Town Revitalization Corporation (JOTRC) pada awal tahun ini, kini gedung bersejarah di Jalan Jembatan Batu No 50, Pinangsia, Taman Sari, Jakarta Barat, itu terlihat lebih kukuh bila dibandingkan dengan sebelumnya. Kini, gedung berlantai tiga tersebut dicat putih, sehingga selain kukuh juga terlihat cantik. Gedung OLVEH van 1879 difungsikan kembali sejak 17 Maret 2016. Peresmiannya dilakukan oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, ditandai dengan seminar bertopik penurunan permukaan tanah dan kenaikan air laut. Gedung OLVEH merupakan bangunan peninggalan masa kolonial, bekas kantor perusahaan asuransi Belanda, Onderlinge Verzekeringsmaatschappij van Eigen Hulp (OLVEH). Didirikan pada 1921 dan dirancang oleh firma arsitektur CP Schoemaker and Associates. Firma ini dipimpin oleh dua bersaudara, Charles Prosper Wolff Schoemaker dan Richard Leonard Arnold Schoemaker. Bangunan OL...

KASUS PERIZINAN MENDIRIKAN BANGUNAN DI JAKARTA

A. PERMASALAHAN Setiap tahun ada 4.000 hingga 4.500 rumah elite di Jakarta dibangun tidak sesuai peraturan dan juga tanpa izin. Pemprov DKI Jakarta hanya mengizinkan bangunan rumah tinggal hingga dua lantai, tetapi banyak rumah dibangun tanpa kendali hingga tiga dan empat lantai. Contoh kasus ini dapat dilihat di lingkungan perumahan mewah di Menteng, Jakarta Pusat, dan sepanjang Jalan Pondok Kelapa Raya, Jakarta Timur, serta kompleks perumahan mewah di kawasan Pluit, Jakarta Utara. Sepanjang Jalan Pondok Kelapa Timur, yang dalam rencana tata ruang DKI Jakarta diperuntukkan sebagai kawasan rumah tinggal, kini seluruh bangunan telah berubah menjadi rumah toko. Bahkan, sekitar 10 rumah yang sedang dalam taraf pengerjaan telah menyalahi perizinan. Di papan penunjuk tertulis proyek ”rumah tinggal dua lantai”, tetapi rumah itu malah dibangun tiga lantai. Kepala Suku Dinas P2B Jakarta Timur Bernat Sitorus mengakui adanya masalah itu. Dia bahkan mengatakan, sejak Maret 2009 ada 70...