Langsung ke konten utama

TMII in China They Named is Splendid of China

Sepertinya halnya negara kita, Indonesia mempunyai Taman Mini Indonesia Indah di Jakarta, China juga tidak mau kalah. Tepatnya di Shenzhen mereka mempunyai Splendid China.

Splendid China ini seperti dibilang sebelumnya memang lebih kurang sama dengan TMII di Jakarta, dimana di wahana ini kita bisa melihat keseluruhan China lebih dekat terutama mengenai budayanya. Apalagi China yang dikenal sebagai salah satu negara terluas di dunia tentunya mempunyai bermacam-macam suku dan kebudayaan berbeda baik itu dari bentuk rumahnya, pakaiannya, bahasanya dan tentunya budaya sehari-harinya.

Dengan luasnya yang lebih kurang 30 hektar memang sangat tidak memungkinkan untuk mengelilinginya dengan jalan kaki, terutama jika disana sedang musim panas. Setelah pintu gerbang kita akan ditawari untuk mengelilingi taman ini dengan bus kereta. Dan menurut saya ini memang pilihan yang tepat untuk kami sebagai mahasiswa arsitektur karena ternyata disini wahananya berupa bangunan-bangunan miniatur saja tidak seperti TMII yang mengadopt langsung bangunan aslinya.

Didalam kawasan ini selain melihat wahana-wahananya kita juga dapat mencicipi makanan khasnya terus bisa berfoto dengan baju adatnya dan tentu juga menjual souvenir-souvenir khas China. Dan ada yang menarik juga disini ada seniman siluet alias Chinese Folk Art yang hanya butuh 10 detik untuk membuat siluet muka kita dengan hanya menggunakan gunting.

Sadly, saya tidak mengelilingi keseluruhan kawasan ini karena kondisi fisik begitu lelah dan hari yang panas dibandingkan 5 hari sebelumnya di Hongkong dan Macau, sehingga tak ada foto yang saya abadikan di Splendid of China. But, cukuplah sebagai kenangan dan pengalaman tentunya :D

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MANAGEMENT BANK NEGARA INDONESIA CABANG USU

STRUKTUR ORGANISASI DAN PERSONALIA   PT .BANK NEGARA INDONESIA CABANG USU Struktur Organisasi PT Bank Negara Indonesia merupakan struktur   organisasi fungsional. Sistem ini memberikan tugas dan wewenang sesuai   fungsinya masing-masing.    Jika pada umumnya suatu bank memiliki pembagian fungsi antara front   office and back office, lain halnya pada PT.Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk   Kantor Cabang USU yang hanya memiliki fungsi front office tanpa ada fungsi   khusus back office. Fungsi dan tanggung jawab back office diambil alih oleh   Pemimpin Kantor Cabang.    Struktur Organisasi dan pembagian tugas pada PT.Bank Negara Indonesia   (Persero) Tbk Kantor Cabang USU adalah sebagai berikut :  JOB DESCRIPTION a. Pemimpin Kantor Cabang Pemimpin Kantor Cabang adalah bagian teratas dari struktur organisasi pada PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Cabang USU yang memiliki tugas, tanggung jawab, dan we...

KONSERVASI GEDUNG OLVEH : Si Tua yang Kini Instagramable

Setelah dikonservasi sejak Mei 2015, PT Pembangunan Kota Tua Jakarta atau Jakarta Old Town Revitalization Corporation (JOTRC) pada awal tahun ini, kini gedung bersejarah di Jalan Jembatan Batu No 50, Pinangsia, Taman Sari, Jakarta Barat, itu terlihat lebih kukuh bila dibandingkan dengan sebelumnya. Kini, gedung berlantai tiga tersebut dicat putih, sehingga selain kukuh juga terlihat cantik. Gedung OLVEH van 1879 difungsikan kembali sejak 17 Maret 2016. Peresmiannya dilakukan oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, ditandai dengan seminar bertopik penurunan permukaan tanah dan kenaikan air laut. Gedung OLVEH merupakan bangunan peninggalan masa kolonial, bekas kantor perusahaan asuransi Belanda, Onderlinge Verzekeringsmaatschappij van Eigen Hulp (OLVEH). Didirikan pada 1921 dan dirancang oleh firma arsitektur CP Schoemaker and Associates. Firma ini dipimpin oleh dua bersaudara, Charles Prosper Wolff Schoemaker dan Richard Leonard Arnold Schoemaker. Bangunan OL...

KASUS PERIZINAN MENDIRIKAN BANGUNAN DI JAKARTA

A. PERMASALAHAN Setiap tahun ada 4.000 hingga 4.500 rumah elite di Jakarta dibangun tidak sesuai peraturan dan juga tanpa izin. Pemprov DKI Jakarta hanya mengizinkan bangunan rumah tinggal hingga dua lantai, tetapi banyak rumah dibangun tanpa kendali hingga tiga dan empat lantai. Contoh kasus ini dapat dilihat di lingkungan perumahan mewah di Menteng, Jakarta Pusat, dan sepanjang Jalan Pondok Kelapa Raya, Jakarta Timur, serta kompleks perumahan mewah di kawasan Pluit, Jakarta Utara. Sepanjang Jalan Pondok Kelapa Timur, yang dalam rencana tata ruang DKI Jakarta diperuntukkan sebagai kawasan rumah tinggal, kini seluruh bangunan telah berubah menjadi rumah toko. Bahkan, sekitar 10 rumah yang sedang dalam taraf pengerjaan telah menyalahi perizinan. Di papan penunjuk tertulis proyek ”rumah tinggal dua lantai”, tetapi rumah itu malah dibangun tiga lantai. Kepala Suku Dinas P2B Jakarta Timur Bernat Sitorus mengakui adanya masalah itu. Dia bahkan mengatakan, sejak Maret 2009 ada 70...